Jalan di Ibu Kota Rusak, Kadis PUPR Taliabu Cuek

45252

TALIABU, MALUT – Beberapa jalan di seputaran Kota Bobong dan Wayo, Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Maluku Utara, mengalami kerusakan yang cukup parah namun sejauh ini tidak ada perhatian serius dari dinas terkait.

Hal tersebut dikatakan Ariani La Abu selaku pemerhati sosial. Menurutnya jalan rusak di sejumlah titik tersebut sudah terbilang lama namun sampai saat ini tidak ada langkah perbaikan yang diambil oleh dinas PUPR Pulau Taliabu. 

BACA JUGA:  Tak Perlu Antre, Warga Bisa Cetak Sendiri KK dan Akta Kelahiran di Rumah

Sehingga, Ariani menyatakan bahwa ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pultab, Suprayidno, yang dilantik Bupati Aliong Mus sebagai Kadis defitif pekan lalu.

Tak hanya itu, dia juga menyebutkan jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh Dinas PUPR, apalagi sudah melewati program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu, tentu bisa disebut anomali tanpa harus menyebut keduanya gagal.

BACA JUGA:  Dandim Sambas : Desa Tolok Prioritas Utama Pembangunan Program TMMD Kodim Mempawah

“Wajah lama pimpinan Dinas PUPR Taliabu sepertinya biasa-biasa saja. Tak banyak yang bisa diharapkan, sebab jalan berlubang di Kota Bobong dan Wayo yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan akan tetapi dinas PUPR terlihat cuek,” ujarnya.

Padahal menurutnya, selain tuntutan infrastruktur kota, aspek keselamatan warga adalah mutlak dan tidak boleh tidak. “Kadis PUPR Taliabu jangan tutup mata atas kerusakan jalan di ibu kota Taliabu, karena ini demi keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Buka Puasa Bersama Insan Pers, Ini Sambutan Kapolsek Talbar

Problem ini, kata dia, harus diseriusi oleh bupati dan wakil bupati agar tidak dinilai publik setengah-setengah dalam menerapkan konsep “berbenah”.

“Bagi saya, fokus berbenah yang paling dibutuhkan daerah ini adalah berbenah isi kepala dan mental pejabat atau kepala dinas, agar sensitif pada hal-hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tandasnya.

BACA JUGA:  Polresta Mojokerto Jaring 53 Pelanggar Dalam Operasi Yustisi

Pemerhati sosial ini menegaskan bahwa program kerja 100 hari yang diukur dari berbagai program prioritas Bupati Aliong Mus dan Wakil Bupati Ramli harus dijalankan oleh Kadis PUPR.

“Indikatornya salah satu program terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sampai ke pelosok desa belum terlihat. Jangankan di pelosok, di pusat kota saja jalan masih rusak parah. Maka dari itu harus segera diperbaiki,” tukasnya.

BACA JUGA:  Polres Kukar Intens Patroli Dialogis

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu Suprayidno belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini dipublish. (Mursid).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here