Konflik Sekda dan Kadis Pariwisata Haltim Diminta Segera Diatasi

46174
Ilustrasi

HALTIM, MALUT – Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Hasanudin Lajim meminta bupati dan wakil bupati agar secepatnya mengambil langkah tegas guna menyelesaikan konflik antara Sekda Haltim, Ricky Khairul Rifat dan Kadis Pariwisata, Hardi Musa.

Hasanudin Lajim mengatakan bahwa bupati dan wakil bupati harus jeli melihat perseturuan kedua belah pihak. Pasalnya, perseturuan antara Sekda Haltim dan Kadis Pariwisata bisa menganggu kinerja pemda.

BACA JUGA:  Soal Hukuman Kebiri, Polri: Kami Sebagai Penyidik, Eksekusi Ranahnya JPU

“Saran saya untuk bupati dan wakil bupati agar segera memanggil Kadis Pariwisata dan Sekda untuk dimediasi. Agara supaya polemik ini jangan berkepanjangan. Ini biar bagaimanapun menggangu kinerja Pemda Haltim,” ungkap Hasanudin, Senin (23/08/2021) di ruangan rapat DPRD Haltim.

Menurutnya, terkait Pulau Plun itu merupakan masalah internal, jadi langkah pertama yang harus diambil itu komunikasi antara atasan dan bawahan. Sehingga tidak menimbulkan keresahan di lintas SKPD dan masyarakat Halmahera Timur umumnya.

BACA JUGA:  TNI-Polri Dukung Program Vaksin 1 Juta Per Hari

“Kalau tidak diselesaikan maka kasus ini akan berkelanjutan sehingga mengganggu kinerja pemerintahan. Yang pertama dari sisi masa kerja Pemda Haltim hanya berkisar 3 tahun lebih. Oleh karena itu, dengan jangka waktu yang cukup pendek ini, harusnya pemda membangun harmonisasi di internal Pemda Haltim,” tandasnya.

Sekertaris Komisi III ini mengatakan, konflik antara Sekda dan Kadis Pariwisata harus diselesaikan, jangan sampai konflik ini menimbulkan masalah lain. Diantaranya, ketersinggungan bupati dan pendukungnya, bahkan lawan politik lainnya. (Riski)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here