Motor Pakai Knalpot Racing, Maka Siap Ditilang

15492

WAY KANAN, SUMSEL – Banyak pemilik sepeda motor yang melakukan modifikasi untuk meningkatkan performanya. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah mengganti knalpot dengan tipe racing keluaran aftermarket.

Namun, knalpot racing pada umumnya menghasilkan suara yang keras. Suara keras ini oleh sebagian orang juga dianggap bising dan mengganggu.

Untuk itu, dibuatlah aturan agar pengguna motor tidak menggunakan knalpot yang bising dan mengganggu orang lain.

BACA JUGA:  Satgas TMMD Peduli Pendidikan di Distrik Kawagit

Dasar hukumnya ada pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada Pasal 285 UU LLAJ, disebutkan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan.

Bunyi Pasal 285 ayat (1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

BACA JUGA:  Perusahaan Kayu di Desa Wailoba Terancam Ditutup, Ini Penyebabnya

Atas pasal itu, pihak kepolisian bisa menilang pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak memenuhi syarat laik jalan.

Setiap kendaraan yang dimodifikasi juga disebut harus dilaporkan agar mendapat persetujuan legalitas jalan.

Standar tingkat kebisingan knalpot sudah ditentukan di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru.

Untuk motor berkubikasi dibawah 80 cc maksimal bising 77dB, 80 – 175 cc maksimal bising 83 dB dan di atas 175 cc maksimal bising 80 dB.

BACA JUGA:  DPRD Pultab Semprot Kadis Kesehatan, Ada Apa?

Untuk itu, Kapolres Way Kanan, Binsar Manurung melalui Kanit Lantas IPDA Untung yang didampingi dua anggotanya yakni Briptu Nando dan Briptu Pajar, menghimbau kepada masyarakat dalam berkendara agar selalu meningkatkan kedisiplinan dalam berlalulintas guna terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas yang kondusif.

“Kami bakal menindak dengan tilang bagi pengendara motor cc besar dengan suara-suara bising nya yang mengganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” terang Kanit Lantas Ipda Untung saat ditemui awak media dilokasi, Sabtu (20/2/2021).

Dia juga berpesan kepada para pengendara agar selalu mematuhi protokol kesehatan, karena ditengah situasi Covid-19 ini khususnya di jalan raya yang memungkinkan menjadi klaster penularan covid-19. “Dihimbau agar mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan tidak berkerumun demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” jelas Kanit Lantas. (Chandra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here