WAY KANAN, SUMSEL – Kepolisian resor (Polres) Waykanan kembali meringkus seorang yang diduga pelaku pengedar obat-obatan terlarang jenis Sabu seberat 0.34 gram, Selasa (9/3/2021).
Penangkapan tersangka oleh Anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan bernama Mawan Saputra alias Bule (25) Bin Hasanudin warga Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan.
Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Narkoba IPTU Mirga Nurjuanda mengatakan pelaku pengedaran gelap Narkotika bukan tanaman ini diringkus saat anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan melakukan penyelidikan dan patroli hunting di sepanjang jalan Lintas Sumatera Kecamatan Blambangan Umpu hingga Kecamatan Way Tuba.
Pada saat dilaksanakannya patroli dan melihat seorang laki-laki yang mencurigakan. Kemudian anggota Satresnarkoba mendekati seorang yang diduga pelaku tersebut.
“Ketikamendekati pelaku tersebut, tiba tiba pria yang diduga pelaku tersebut membuang sebuah bungkusan dengan menggunakan tangan kiri ke arah depannya sambil memalingkan tubuh dari datangnya anggota Satresnarkoba yang melaksanakan Patroli,” terang Kasat Narkoba IPTU Mirga.
Melihat hal tersebut lanjut Mirga, anggota Satresnarkoba langsung mengamankan seorang laki-laki tersebut yang mengaku bernama Mawan Saputra alias Bulek Bin Hasanudin.
“Pelaku di tangkap sekira pukul 00.30 WIB, tepatnya di Pinggir Jalan Lintas Sumatera. Kampung Gunung Sangkaran. Kecamatan. Blang Bangan Umpu. Kabupaten Waykanan,” katanya.
Setelah diamankan yang disertai penggeledahan terhadap pelaku, diketemukan adanya barang/benda yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika jenis sabu.
“Hasil penggeledahan ditemukan 1 (satu) bungkus kotak rokok merk Sampoerna Mild yang didalamnya terdapat 1 (satu) batang kaca pirek; dan 1 (satu) batang pipet plastik, dan 1 (satu) bungkus plastik klip bening ukuran kecil yang berisikan kristal putih diduga Narkotika jenis sabu,” jelasnya.
Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (Chandra Alamsyah)