TNI Antisipasi Perkembangan Ancaman Terorisme Global di Asia Tenggara

JAKARTA – Untuk mengantisipasi dinamika perkembangan ancaman terorisme secara global di Asia Tenggara,   Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jendral TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M   menerima Courtesy Call  Delegasi  Staf Exercise  (STAFFEX) Angkatan Bersenjata Thailand dengan Commanding General Counter Terrorism Operations Center (CG-CTOC) Lieutenant General Somchai Malinant beserta staf Royal Thai Armed Forces (RTARF) untuk membahas  rencana  Latihan Bersama Counter Terrorism antara TNI dan Royal Thai Armed Forces (RTARF).  Pertemuan tersebut berlangsung   di Mabes TNI  Cilangkap, Jakarta Timur,  pada Rabu (5/7/2023).

Dalam pertemuan yang begitu hangat,  Kasum TNI Letnan Jendral TNI Bambang Ismawan mengatakan   bahwa maksud diadakan pertemuan ini untuk membahas rencana  Latihan Bersama antara  TNI  bekerjasama dengan RTARF.

BACA JUGA:  Panglima TNI : KRI Alugoro-405 Bukti Kehebatan dan Kecintaan Anak Bangsa Kepada Negaranya

Penyelenggaraan   program Latihan Bersama dalam penanggulangan terorisme diselenggarakan dalam rangka mengantisipasi perkembangan ancaman terorisme global pada umumnya, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

“Sebagaimana dipahami bersama bahwa tantangan dan ancaman yang dihadapi kedua negara, khususnya terkait dengan terorisme semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi baik di bidang sistem senjata maupun di bidang komunikasi. Sehingga kerja sama ini merupakan salah satu jalan terbaik dalam upaya untuk menghadapi tantangan dan ancaman tersebut,” tegas Kasum Bambang Ismawan.

BACA JUGA:  Panglima TNI Kerahkan Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Bencana Alam di NTT dan NTB

Sementara dari Angkatan Bersenjata Thailand Lieutenant General Somchai Malinant mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi sebesar-besarnya atas penerimaan   Kasum TNI Jendral TNI Bambang Ismawan untuk bersedia membahas masalah-masalah aktual, salah satunya adalah  tentang rencana menjadi tuan rumah Latihan terorisme yang akan dilaksanakan beberapa waktu kedepan.

Diharapkan kerjasama terkait Counter-Terrorism antara TNI dan RTARF dapat terus berkembang sesuai dengan situasi dan kondisi terkini  untuk  dapat menanggulangi permasalahan aktual yang terjadi di sekitar wilayah Asia Tenggara.

Dengan adanya hubungan yang semakin erat dan saling menguntungkan  maka  kerjasama dan persahabatan yang telah terjalin selama ini antara TNI dan RTARF semoga akan terus berkembang dan lebih baik  antara  kedua Angkatan Bersenjata. (AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *