Sampah Menumpuk, Ini Penjelasan Kadis LH Pultab

TALIABU, MALUT – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Ridwan Buamona menjelaskan mengenai penumpukan sampah yang terjadi di beberapa tempat di ibu kota kabupaten.

Menurutnya, penumpukan sampah tersebut disebabkan ada kerusakan ban mobil dan jembatan penghubung Bobong-Kilong ambruk sehingga belum bisa dilakukan pengangkutan sampah.

BACA JUGA:  Danrem 174 : Kedatangan Satgas Yonif 511/DY dan 725/WRG Harus Membawa Manfaat Bagi Masyarakat di Papua

“Ban mobil 5 buah pecah dan baru diganti 3 hari lalu,” katanya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Rabu (26/5).

Setelah mobil diperbaiki, lanjut Kadis, akses jalan menuju tempat pembuangan sampah terputus disebabkan jembatan penghubung antara Bobong-Kilong yang kini masih dalam tahap perbaikan.

BACA JUGA:  Pelanggar Prokes Bakal Ditindak Tegas

“Sampah tersebut belum bisa diangkut karena jembatan Kilong sementara ini masih diperbaiki jadi belum bisa dilewati mobil dengan muatan berat,” ucapnya.

“Jika besok jembatan tersebut sudah selesai dikerjakan maka sampah sudah bisa angkut,” sambungnya.

BACA JUGA:  Tekan Lonjakan Covid-19, Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes

Berdasarkan pantauan media ini, sampah terus bertambah dan terlihat telah melewati batas bak sampah. Sehingga sampah-sampah tersebut mulai berserakan di pinggiran jalan. Selain menumpuk, sampah tersebut juga mengeluarkan bau tak sedap.

Hal ini dapat dilihat di beberapa lokasi yakni, depan Pasar Wayo, depan perumahan DPRD Pultab, samping penginapan Samalito, dan depan kosan Permata Nusantara. (Mursid Puko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *