Bakamla RI Tingkatkan Kompetensi Rapala Banyuwangi

Setelah 12 hari mengemban pendidikan singkat yang dilakukan oleh Bakamla RI, dan turut bekerja sama dengan stakeholder dan pemilik industri setempat, kegiatan resmi ditutup oleh Deputi Inhuker Bakamla RI Laksda Bakamla Drs. I Putu Arya Angga. Penyematan Brevet Scuba secara simbolis menjadi gong penutup jalannya kegiatan.

BACA JUGA:  Markas OPM Satu Persatu Berhasil Dikuasai TNI-Polri, Egianus Kogoya Makin Terdesak

Pelatihan yang diberikan kali ini meliputi latihan selam, pencarian dan penyelamatan, bela negara, oseanografi, dan pertahanan maritim.

Dalam sambutan Kepala Bakamla RI yang dibacakan oleh Deputi Inhuker Bakamla RI, menyatakan bahwa kegiatan peningkatan kompetensi seperti ini, perlu dan akan dilakukan secara kontinyu.

BACA JUGA:  Komnas HAM Dukung TNI-Polri Lakukan Pengamanan di Papua

“Hal ini dilakukan untuk terus menjaga performa anggota Rapala yang turut berperan serta dalam menjaga keamanan dan keselamatan, khususnya di wilayah perairan Banyuwangi,” ujar Laksda Bakamla I Putu Arya Angga.

Bersinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri setempat, kegiatan peningkatan kompetensi Rapala Banyuwangi berjalan dengan lancar. Tidak hanya ditutup dengan penyematan Brevet Scuba, Penghargaan kepada keluarga anggota Rapala juga disampaikan oleh Laksda Bakamla I Putu Arya Angga.

BACA JUGA:  Hari Ini, Abu Janda Kembali Diperiksa

Tidak hanya itu, Sertifikat SAR juga secara simbolis diserahkan oleh perwakilan dari Bupati Banyuwangi kepada salah satu anggota Rapala. Penyerahan perlengkapan operasi SAR secara simbolis juga diserahkan oleh Direktur PT Bumi Suksesindo H. Boyke Abidin.

Diharapkan kegiatan ini dapat turut memberikan dampak yang signifikan, dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya faktor keamanan dan keselamatan dalam melaut.

BACA JUGA:  Kapolri Perbesar Peluang Polwan Duduki Jabatan Strategis di Mabes Polri

“Terlebih lagi, kemampuan dasar ini penting untuk diketahui semua masyarakat maritim, khususnya saat terjadi kejadian darurat. Sehingga situasi kritis dapat terkendali, dan minim adanya korban jiwa atau materi,” harapnya. (Humas Bakamla RI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *