Panglima TNI Virtual Call Dengan Pangab Diraja Brunei Darussalam

  • Share

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., melaksanakan virtual call dengan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Diraja Brunei Darussalam Yang Mulia Mayor Jenderal (Udara) Dato Seri Pahlawan Haji Hamzah Bin Haji Sahat bertempat di ruang tamu Panglima TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 24/02/2021.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.,  menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru Yang Mulia Dato Seri Pahlawan Haji Hamzah Bin Haji Sahat sebagai Pemerintah Angkatan Bersenjata Diraja Brunei (PABDB) atau Pangab Diraja Brunei Darussalam.

BACA JUGA:  Dandim Mimika Melepas Keberangkatan 75 Orang Casis Secata Prajurit Karier ke Jayapura

“Semoga di bawah kepemimpinan Dato Seri Pahlawan Haji Hamzah, ABDB akan terus berperan dalam ikut serta mewujudkan kawasan yang aman, damai dan sejahtera,” ujarnya.

Panglima juga menyampaikan ungkapan rasa gembira dan mendoakan agar pelaksanaan ASEAN Chiefs of Defence Forces Meeting (ACDFM) ke-18 dapat berjalan lancar dan sukses di bawah kepemimpinan Brunei Darussalam yang bertindak sebagai tuan rumah pada bulan Maret 2021.

BACA JUGA:  Pejabat Kodam XVII/Cenderawasih Ikut Rapim TNI TA 2021

Selanjutnya Panglima menyampaikan apresiasi, optimisme dan keyakinan atas semangat persahabatan untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kerja sama militer angkatan bersenjata kedua negara yang akan memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan baik kedua negara.

Pada kesempatan yang sama Pangab Diraja Brunei menyampaikan tentang peningkatan kerjasama dan membangun hubungan baik kedua angkatan bersenjata melalui bidang pendidikan dan pelatihan bagi personel TNI dan Angkatan Bersenjata Diraja Brunei.

BACA JUGA:  Wadan Kolakops Korem Merauke Pimpin Upacara Pelepasan Yonif 125 dan Yonmek 516

“Untuk menghadapi dinamika lingkungan strategis tersebut, maka sangat diperlukan adanya kerja sama yang komprehensif dan terintegrasi di kawasan, khususnya kerja sama militer negara-negara ASEAN, diantaranya kerja sama bidang intelijen, operasi dan latihan, personel, serta kerja sama bidang logistik,” tutupnya. (Dy)

  • Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *